Wednesday, 23 May 2018

Partikel Kehidupanku

  • Detik, pemberi kesempatan pada penikmat
    Detik, pemberi cerita pada penulis
    Detik, pemberi kebebasan pada terpasung
    Detik, pemberi cinta pada penanti
    Detik, pemberi ketegaran pada pejuang
    Detik, pemberi intuisi pada pemilik tanya
    Detik, pemberi warna pada ekspresi
    Detik, pemberi percaya pada ciptaan
    Partikel-partikel penyusun sebuah kehidupan
    Aku, Kau adalah entitas kehidupan
    Jeritan pertama menjadi pintu masuk
    Memberi tanda pada sang penyedia detik
    Memerintah, Berdentanglah!
    Detik menjadi sang otoriter
    Memaksa setiap partikel berstrategi
    Membentuk atom
    Menjelma menjadi bahan bakar untuk berkendara
    Melaju hingga akhir

    Tidak sekedar akhir

    Aku bukan si rambut putih
    Dua puluh, tiga puluh, aku diantaranya
    Kumulai berkendara
    Perjalanan pertama,
    Bertemu dengan seorang penduka
    Berteriak, berang
    Menghakimi pencipta untuk setiap dukanya
    Jiwa dan tubuhnya tidak lagi akur, menuntut berpisah
    Tidak sendiri, tangan lain sedang memeluknya
    Mengalirkan kekuatan
    Berbisik, hingga jiwa dan tubuhnya kembali berpeluk erat
    Tersenyum
    Alisku menukik, kendaraan kulaju
    Perjalanan kedua
    Terjebak, tidak bergerak dalam bisingnya keramaian
    Pandanganku merekam pejalan kaki
    Tangan terpasung, kaki terpasung
    Tubuh berjalan, berlabel perintah dan dikte
    Keterpaksaan menjadi sahabat
    Kebebasan menjadi rindu
    Aku penuh tanya
    Akankah aku jadi bagian mereka?
    Kendaraan kulaju
    Perjalanan ketiga
    Aku menemukan pemilik rambut putih, sebagian
    Berjuang, membawa satu satunya harta
    Satu satunya rumah, menurutnya
    Batinku koyak
    Lensa mataku menangkap tubuh mungil di dalamnya
    Dia tersenyum, tersenyum pada pemilik rambut putih
    Mereka saling tersenyum
    Waduk pada mataku pecah
    Tumpah ruah membanjiri selokan pipiku
    Perisai ketegaran
    Perisai syukur
    Perisai kasih
    Perisai Sabar
    Partikel pelindung mereka
    Aku melarikan diri
    Kendaraan kulaju
    Pertunjukan itu menghantamku dengan keras
    Bahan bakarku habis
    Kendaraanku terhenti di sebuah kota intuisi
    Ramai dibalut keheningan
    Aku putuskan mengganti tempatku berpijak
    Menapak tanah, menelusur
    Terhenti pada sebuah pintu
    Itu nama pemberian Ibu untukku
    Kubuka, perlahan
  • Aku melihat Aku
    menjadi aktor pada setiap perjalananku tadi
    Pantaskah aku menghakimi pencipta?
    Menjadi perindu kebebasan ataukah pemilik kebebasan?
    Pemilik perisai ketegaran?
    Pemilik perisai syukur?
    Pemilik perisai kasih?
    Pemilik perisai sabar?
    Aku bertanya pada Aku
    Kau bertanya pada Kau
  • Seberapa erat partikel pembentuk kehidupanku oleh sang penyedia detik?

Sunday, 25 February 2018

Rindu menyapa ...


Sepi menyapa Rindu
Rindu menyapa Sepi
Rinduku bukan rindu yang bisa diobatin dengan sebuah pertemuan
Karena bukan waktunya untuk bertemu
Belum diizinkan olehNya lebih tepatnya
Ternyata, seperti ini rasanya sangat sangat merindu
Sesak di dada membuat sulit bernafas
Memaksa air mata untuk keluar

Awalnya aku tak percaya dengan rindu yang seperti itu
Rindu yang hanya kulihat di layar kaca
"Gak ada rindu yang seperti itu, lebay"
Mungkin karena aku hanya melihat rindu terhadap seorang pacar
Maaf, aku tak bermaksud menyinggung

Setelah aku merasakan rindu yang seperti itu, aku sadar itu bukan hanya sandiwara layar kaca
Tapi salah satu fakta dari perjalanan hidup
Aku merasakannya, sangat sesak, sulit bernapas
Aku merindu sampai sebegitunya
Rindu untuk sebagian dari diriku yang ga akan kembali lagi ke dunia ini

Rindu yang gak bisa diobatin oleh sebuah pertemuan
Aku merindu, sangat ...
Hingga menuju sepi

Friday, 9 June 2017

cuapcuap

Hmmp, kata apa yang pertama kali ya bagus buat diketik. Entahlah dan jadilah ini. Semoga berfaedah terutama buat gadis, wanita, bahkan orgtua (hmmpppp, mungkin ada ya) pencinta drama korea. 
Oppa, eonni, aboeji, omma, yeobo, jagya (tolong diabaikan kebenaran dari sisi penulisannya), istilah ini itu hal yang ga bisa dipungkiri para penikmat bahkan pencinta drama korea, pasti tau deh artinya. Kamu kamu ga usah mangkir deh! hahahhaha

Coba kamu list udah berapa banyak drama korea yang ada dalam daftar mu dan aku bakal kasih beberapa fakta tentang para pencinta , penikmat drama korea. 

  1. Penikmat drama korea bisa dibilang 80% adalah para ladies.
    Kenapa para ladies? Ladies itu identik banget sama yang namanya perasaan, romantisme kehidupan, melankolisnya kehidupan. Bahasa gaulnya itu BAPER. Ladies itu dekat banget sama yang namanya istilah baper. Baper ngelihat kehidupan aktris utama yang punya hidup susah then ketemu oppa tampan dan kaya. Baper ngelihat perlakuan oppa tampan dan kaya terhadap gadis sederhana, miskin tapi berhati mulia. Terkadang ladies bisa aja ngbayangin dirinya begitu di dunia nyata. Gimana gak baper coba? Hmmppppp
  2. Penikmat drama korea sebelum memutuskan untuk menonton, harus lihat cast nya dulu, cantik dan tampankah?
    Nah, biasanya nih para ladies bakalan cari tahu dulu tuh cast nya alias pemeran utama aktris dan aktornya siapa dulu. Kalo kira kira kurang menarik, ladies bakal mengabaikan drama itu. Jahat sih, tapi that's the fact
  3. Penikmat drama korea rela ngebagi waktu tidurnya demi drama korea
    Wah, pengorbanan banget ini namanya. Demi terpuaskannya rasa penasarannya, para ladies rela membagi waktu tidurnya atau bahkan menghabiskan waktu tidurnya dengan tetap fokus menonton drama yang tentunya bukan drama on going ya. Sekali memutuskan untuk memulai menonton, susah nih para ladies buat pisah dari drama nya. Apalagi ngliat oppa oppa ganteng di dalamnya, siapa yang rela tidur.
  4. Penikmat drama korea bakalan punya scenes yang bener bener menarik perhatian mereka
    Untuk poin ini, para ladies pasti punya scene scene tertentu yang bener bener menarik perhatian, bahkan bisa aja ngulang scene itu berkali kali. Hayooo, bener kan para ladies? apalagi pas adegan romantismenya, ladies bisa gregetan sendiri. Iya gak, iya gak?
    Lagi lagi jangan mangkir loh
  5. Penikmat drama korea itu punya pertanyaan yang jawabannya 90% tidak
    Kenapa aku sebut begitu, karena kebanyakan para ladies itu saat menonton sambil membayangkan dirinya ada di posisi itu. Apa ada ya pria sekaya dan setampan itu jatuh cinta dengan wanita miskin? Apa ada ya pria sekaya dan setampan itu rela meninggalkan hartanya untuk seorang wanita? Apa ada ya pria sekaya dan setampan itu seromantis ini? Pertanyaan itu pasti deh terbersit di pikiran para ladies
Jadi para ladies harus bisa memisahkan antara kehidupan drama korea dan kehidupan nyata kita. Sehabis menonton, harus buru buru sadar kalau dunia nyata kita gak seindah dunia yang ada di drama korea. Soo, keep fighting ladies to face  this world, there are so many treasures in this real life that is waiting for you. Hwaiting!!!!!!!

Thursday, 24 November 2016

Annoyed

Hari ini aku lebih memilih untuk memasang earphone di telingaku untuk menunjukkan pada mereka mereka bahwa aku tidak ingin diganggu. Tidak ingin diperintah, ataupun dimintai tolong oleh siapapun "UNTUK SEMENTARA", karena aku tahu ini tidak mungkin berlangsung lama. Sebenarnya mungkin, tapi tidak untuk disarankan.

Aku melakukan ini di kantor, hmmpp, sedikit tidak etis memang tapi aku memang benar benar tidak ingin diganggu sedikit pun.
Bahkan seutas senyum pun tidak berniat untuk kumunculkan. :D
yah sudahlah, terserah mereka berpikir apa, tapi aku benar benar kecewa


Rasanya pengen cepat cepat berpindah hari ini dari tempat yang dikasih label "KANTOR".


Tapi, dengan sigap setelah kesal melanda, alarm di kepalaku berbunyi, dengan tulisan "kenapa harus pusing, kan ada bapak di rumah". Langsung saja aku ambil telpon genggamku dan dengan sigap menelepon pria luar biasa yang ada di seberang pulau sana.
Segera setelah mendengar suaranya, air mata malah keluar. Rasanya kesal, lelah, ingin pulang, rindu emak semuanya bercampur dengan diwakili oleh buliran air mata yang gak kenal ijin langsung keluar
hahahahhaha...

bagitulah, nasib seorang anak gadis perantauan, jauh dari pelukan orgtua maupun saudara sedarah yang benar benar ampuh untuk ngobatin yg namanya apapun.
Huaaaaaa.....
Just miss all of that so much guys :')

Sunday, 28 August 2016

Manusia Bumi dan Hujan

Hei, Kamu
ya kamu, ribuan titik air hujan
Lagi lagi kamu terjun bebas
Tanpa ijin dari siapapun
Sesukamu

Sedang apa kamu
Berusaha menembusnya?
Aku tidak akan mengijinkannya
Tidak! Bahkan sekalipun

Tapi, hei... Tunggu dulu
Kamu terlihat indah saat berusaha menembusnya
Aku serius, itu indah

Hei, Kamu
ya kamu, yang berdiri di bawah kaca bening
Lagi lagi kamu menghindariku
Takut, cihh....
Seperti tahu busuk jatuh berserakan, keberanianmu

Sedang apa kamu
Berlindung?
Aku akan berusaha menembusnya
tunggu waktunya

Tapi, heii... Tunggu dulu
Aku tidak berniat manykitimu
Percayalah, kamu akan menyukainya

290816, Manusia Bumi dan Hujan




Monday, 22 August 2016

none.. I think so

Di saat aku tidak melakukan apa apa
yang terlintas di pikiranku hanya dirimu Ma.

Kakak kangen kali sama mama.
Tapi kakak hanya bisa nyampein kangen kakak lewat doa
Gak bisa kakak ungkapkan seberapa besar kangen kakak ke mama
Cuma dengan nangis, bisa membuat perasaan lega

Tetapi leganya cuma sesaat aja ma
Kakak kangen suara mama
Kakak kangen pelukan mama
Kakak kangen kalimat cerewetnya mama
Kakak kangen amarahnya mama

Hhuuuaaaaaaaaaaaaaaaaaaa..
Rasanya gak terkatakan
Kakak kangenn kali
Amat sangat kangen
Sebagian kekuatan kakak hilang rasanya
Sekarang tinggal kakak yg minta bantuan Tuhan untuk tetap kuat dan tersenyum

Sunday, 21 August 2016

Yang terutama, dirimu..

Kembali duduk di tempat biasa.
Tempat yang selalu menjadi saksi di saat aku sangat merindukan kalian
terutama dirimu....
Malam yang juga menjadi teman untuk kembali ke kenangan kenangan indah itu
entah bintang juga ikut mendengar, aku tidak tau.

Aku lebih memilih untuk berdiskusi dengan diriku sendiri
tak ingin orang lain memecah ingatanku pada kenanganku bersama dengan mereka
lagi lagi yang terutama dengan dirimu

Di sudut sana terdengar seseorang yang tertawa bahagia
Tawa yang mengingatkanku saat bersamamu
Saat kita membicarakan hal yang lucu tentunya

Di sudut yang lainnya terdengar teriakan kecil dan kadang melembut
kembali mengingatkanku saat bersamamu
saat kau sedang tidak sependapat denganku

Di sudut yang lainnya, aku melihat wanita paruh baya berjalan dengan gadisnya
kembali, kenangan itu menusuk area untuk bernafas
aku tak tahan lagi untuk pemandangan itu

Benar, aku sangat sangat merindukan tangan halusmu
suara mu yang bisa menenangkanku
pelukan yang sangat nyaman
hanya darimu.